|
Harga properti tak terpengaruh fluktuasi ekonomi |
|
Sunday, 10 May 2009 |
JAKARTA :Perusahaan properti tidak memperdulikan pengaruh fluktuasi ekonomi seperti turunnya suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) atau krisis global dalam menetapkan harga jual apartemen.
"Harga penjualan (apartemen) tetap, kalau dinaikkan bisa kalah bersaing nantinya," kata marketing PT. Gayaland Prokencana yang menjadi pengembang apartemen Mutiara Bekasi, Iwan Gunawan, dalam pameran properti di Balai Sidang Jakarta Convention Centre (JCC), Jakarta, Kamis.
Krisis global yang terjadi belakangan ini, kata Gunawan, tidak berpengaruh besar di bisnis apartemen, sehingga penjualan tetap ada meski jumlahnya agak berkurang.
|
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
Kawasan Sentul Incar Konsumen Rumah Kedua |
|
Sunday, 10 May 2009 |
JAKARTA, Tidak seperti rumah primer, kehadiran rumah kedua adalah merupakan pilihan sekunder bagi keluarga yang mapan. Pasalnya rumah kedua hanya digunakan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga di akhir pekan dan liburan. Dan biasanya rumah kedua menawarkan eksotika alam yang hening dan nikmat.
Makanya, rumah kedua banyak merebak di Sentul. Kawasan tersebut dianggap memiliki daya jual yang memikat bagi konsumen. Apalagi lingkungannya pun masih terlihat asri dan jauh dari kebisingan kota.
“Rumah kedua ini berbeda dengan villa. Pasalnya rumah kedua ini hanya dimiliki dan digunakan oleh perseorangan saja bukan untuk kepentingan bisnis,” tandas Pengamat Properti Cushman and Wakefield Handa Sulaiman.
|
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
Sektor Perumahan Sisakan Optimisme |
|
Sunday, 10 May 2009 |
JAKARTA, Secara umum tingkat penyerapan pada sektor perumahan di Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi (Jabotabek) per bulannya pada kuartal pertama 2009 mengalami penurunan yaitu hanya mencapai 666 unit/ bulan, jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya sebesar 948 unit/bulan. Tapi, dengan penurunan BI rate pada posisi 7,5 persen di awal April, sektor ini optimis manatap masa depannya.
Demikian diungkap Direktur Bidang Penelitian dan Konsultan Procon Utami Prastiana pada saat pemaparan hasil penelitian pasar properti Jakarta pada kuartal pertama 2009 di Jakarta, Selasa (8/5).
"Pada akhir kuartal, permintaan akan perumahan mulai menunjukkan peningkatan yang positif. Penurunan BI rate diharapkan akan menurunkan bunga pinjaman yang akan mendorong permintaan akan perumahan," kata Utami.
|
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
Segera Dibentuk, Tim Penyelesaian Perizinan Rusun |
|
Friday, 01 May 2009 |
JAKARTA, Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) Teguh Satria mengatakan, Wakil Presiden M Jusuf Kalla memerintahkan pembentukan tim khusus guna menyelesaikan permasalahan perizinan untuk pembangunan rumah susun (rusunami/rusunawa).
"Tadi, Wapres perintahkan bentuk tim untuk soal perizinan sehingga dalam satu bulan (perizinan) bisa selesaikan," kata Teguh Satria seusai rapat di kantor Wapres Jakarta, Rabu (29/4).
|
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
Bisnis Properti di Jateng Masih Loyo |
|
Friday, 01 May 2009 |
SEMARANG, Meskipun suku bunga perbankan mulai membaik, sektor properti di Jawa Tengah masih lesu akibat didera krisis global. Belum stabilnya kondisi politik negara juga menjadi pemicu rendahnya minat masyarakat terhadap properti.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Real Estat Indonesia (REI) Jawa Tengah Sudjadi, Rabu (29/4), mengatakan, instabilitas politik pra dan pascapemilu legislatif memengaruhi minat pasar untuk membeli properti.
|
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Selanjutnya > Akhir >>
|
| Hasil 154 - 162 dari 201 |