| Harga Baja Naik, Harga Properti Pasti Naik |
| Ditulis oleh Apik | |
| Tuesday, 27 April 2010 | |
JAKARTA, Kenaikan harga baja, apalagi dalam jangka waktu yang lama, tentu akan berpengaruh terhadap harga jual properti. Secara logika matematis, harga jual properti pun kemungkinan akan naik.
Teguh Satria, Ketua Real Estate Indonesia (REI), mengatakan bahwa besaran kenaikan harga properti bisa jadi akan in-line dengan kenaikan harga baja itu sendiri. Soalnya komponen baja merupakan komponen terbesar kedua setelah semen dalam setiap proyek pembangunan properti. "Apalagi sifat dasar dari harga baja ini seperti bahan bakar minyak (BBM), yang memiliki kemampuan menyeret harga bahan bangunan yang lain. Jika baja sudah naik, maka otomatis harga bahan bangunan yang lain akan mengikuti," kata Teguh. Pengembang tentu tidak punya pilihan lain selain menaikkan harga jualnya jika ongkos produksinya membengkak. Para pengembang, baik yang besar maupun skala menengah, tentu sudah memprediksikan kenaikan harga baja ini. Namun, mereka juga tidak bisa melakukan langkah antisipasi. Soalnya, selain dipicu harga bahan baku baja yang tinggi, kenaikan baja juga disebabkan oleh permintaan dunia yang terus melambung pascakrisis. Contohnya saja China dan Singapura. Saat krisis keuangan global tahun 2009 terjadi, proyek properti mereka nyaris lumpuh. Kini dengan adanya pemulihan ekonomi, pembangunan fisik pun menggeliat. Makanya permintaan baja menjadi sangat tinggi. Berapa pun pasokan baja dunia, tetap saja jumlahnya kurang. Jadi, sulit untuk bisa melakukan antisipasi dengan memperbanyak stok baja lewat impor. Sementara itu, baja termasuk komponen utama yang relatif tidak memiliki substitusi atau bahan pengganti. Jadi, mau tak mau, baja tetap dibutuhkan. (Sumber:KONTAN.com) |
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|



















JAKARTA, Kenaikan harga baja, apalagi dalam jangka waktu yang lama, tentu akan berpengaruh terhadap harga jual properti. Secara logika matematis, harga jual properti pun kemungkinan akan naik.





